• 29

    Sep

    2 Tahun ICITY, Sebuah Perayaan Untuk Didengar Dan Mendengar

    Masih tersimpan dalam ingatan kenangan saat pertama kali memiliki telepon genggam hasil jerih payah sendiri. Yakni telepon genggam yang mendapat julukan sejuta umat yang harganya cukup mahal untuk seukuran mahasiswa. Komunikasi telah menjadikan kebutuhan primer terutama dalam mendukung pekerjaan saya sebagai freelance ala mahasiswa. Setelah telepon genggam, tentunya SIM Card menjadi pilihan berikutnya yang harus dibeli. Pertimbangan ekonomis berperan penting karena menyesuaikan isi kantong baik dalam harga maupun layanan yang diberikan.Saat itu Indosat telah memiliki banyak pilihan operator mulai Mentari, IM3 hingga starone dengan berani memberikan bonus telepon gratis maupun SMS sesama Indosat. Sehingga tanpa berpikir panjang saya pun menjatuhkan pilihan menjadi salah satu pengguna kart
  • 11

    Dec

    Surabaya Bebas Macet

    Senin sore Surabaya tampak berselimut mendung, mereka yang bekerja bersiap untuk pulang ke rumah ataupun tempat lainnya yang hendak dituju. Begitupula mereka yang harus memanfaatkan ruas jalan dengan mengendarai kendaraan bermotor saat itu. Jadi bisa dibayangkan berapa jumlah mobil pribadi atau kendaraan bermotor yang keluar secara serempak dari gedung perkantoran ataupun tempat lainnya dan kemudian bertemu di ruas jalan di kala matahari akan terbenam. Jawaban yang bisa dipastikan adalah “Macet !”. Kendaraan bermotor entah itu mobil ataupun motor seolah berlomba mencari celah kosong jalan dari kemacetan untuk dapat melaju agar sampai tujuan. Namun apa boleh buat jumlah atau panjang ruas jalan yang ada saat ini berbanding terbalik dengan volume yang tidak berimbang dan jauh da
  • 15

    Mar

    Peduli Cuek

    Tindakan atau sikap peduli itu selalu ada dalam setiap manusia yang dilahirkan, mungkin bisa dibilang itu adalah sifat manusiawi dari seseorang atau bawaan orok. Begitu juga manusia yang lahir di dunia tentunya tidak ada yang benar benar sama persis dan mungkin itu juga bisa menjadi sebuah gambaran perbedaan dari kadar kepedulian yang dimiliki setiap orang. Seperti halnya cuek maupun fanatisme yang sedikit menggambarkan sebuah tolok ukur kepedulian. Batasan terendahnya seperti cuek sedangkan fanatisme tidak bisa dibilang sangat peduli. Dimana kedua hal tersebut masih terlalu mudah untuk kita temukan dalam kehidupan sehari hari. Namun diantara keduanya tadi ada juga mereka yang masuk “yang sedang sedang saja”. Pertanyaan selanjutnya yang terbesit adalah peduli dalam hal apa
  • 22

    Aug

    First day

    Hari pertama sahur kulewati dengan bersantap sepotong roti dan air putih di kamar kost ukuran 3 x 2 meter dengan hiburan sebuah tivi ala kadarnya. Beragam acara televisi menemani sahur kita namun sekilas aq tidak melihat tampang orang orang konyol yang kutunggu Desta, Vincent ataupun Tora. Atau aq yang melewatinya karena sudah beberapa tahun belakangan ini merekalah yang selalu bikin aq jadi semangat sahur terkadang malahan sahur instant hanya ketika ada jeda iklan pada acara mereka beberapa waktu ramadhan yang lalu. Stasiun televisi masih memajang acara dengan artis yang kurang lebih sama dengan tahun lalu, hanya Opera Van Java (OVJ) sahur layak mendapatkan apresisasi yang lebih saat ini. Yang lainnya masih mengandalkan komeng, adul n friend kemudian eko patrio yang gak ada bosennya (pad
  • 21

    Aug

    setelah sekian lama

    Setelah sekian lama…. akhirnya aq masuk ke bangunan megah itu berduyun duyun bersama orang2 di sekitar rumah setelah mendengar adzan sholat isya dikumandangkan. Sholat Tarawih hari pertama, cukup ramai sekali masjid saat itu. Riuh anak kecil saling bersahutan berlarian kesana kemari di saf paling belakang sedangkan kami yang dewasa sibuk dengan sholat sunnah. Ku senandungkan doa, q panjatkan syukur bahwa aq telah bisa melewati segala cobaannya sampai saat ini. Terima Kasih Tuhanku, karena aq tahu Tuhan sayang padaku. 20 Rakaat dan 3 Witir tak terasa sudah kulalui dengan susah payah karena setelah sekian lama aku merasa jauh dengan NYA, seketika aku tidak bisa menjanjikan sesuatu tentang hidupku atau orang - orang yang ada di sekelilingku di hadapan Tuhan. Tapi Tuhan dengan kuasany
  • 1

    Jun

    CARE !

    Derita yang dirasakan Fery Falentino (28 bulan) menggugah hati banyak pihak. Banyak sekali pembaca yang ingin membantu pengobatan putra pasangan Sucipto (32) dan Hendriyana (28) asal Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura yang tersiram minyak goreng panas itu. Pembaca detiksurabaya.com yang tergabung dalam 'Detik Surabaya Community' atau DSC memberikan kesempatan kepada para dermawan yang akan memberikan bantuan. Bagi yang akan mentransfer bisa mencantumkan kode 106 di jumlah nominal sumbangan. Misal menyumbang Rp 100 ribu, maka yang harus ditransfer Rp 100.106. "Kami sangat berterima kasih kepada pembaca yang telah peduli kepada sesama. Insya Allah kita akan segera menyalurkan bantuan yang terkumpul agar Fery segera bisa mendapatkan perawatan yang optimal," kata Lutfi
  • 12

    Sep

    Like A Knife

    I dream a lot I know you say I’ve got to get away The world is not yours for the taking Is all you ever say. I know I’m not the best for you, But promise that you’ll stay. Cause if I watch you go, You’ll see me wasting away Cause today, you walked out of my life Cause today, your words felt like a knife I’m not living this life. by secondhand serenade
  • 4

    Sep

    Nol

    Ketika kehidupan sudah berada di titik nol kita semua pasti merasakan kehidupan yang seolah olah tidak bergerak dan pasif. Meski terkadang hidup harus terus berjalan “life won’t wait”. Semua yang ada di sekitar kita seakan merasakan ketidaknyamanan akan kehadiran kita saat itu meskipun terkadang orang lain harus dituntut mampu menerima dan menghargai sebuah kehidupan yang tidak pernah sama dengan kehidupan orang lain. Namun semua itu adalah sebuah perjalanan hidup layaknya sebuah garis naik turun dan terkadang pula garis itu pun harus berhenti, untuk menentukan langkahnya entah naik atau turun kita semua pun juga menantikannya. Semoga pemberhentian itu tidak akan berlangsung lama, karena saya menunggumu untuk berjalan beriringan bukan di depan ataupun di belakang. u neve
  • 9

    Aug

    Change !

    Ketika semua orang dikejar oleh sebuah perubahan, terkadang kita tidak ingin berubah karena itu adalah jati diri. ini adalah aku, bukan kamu. Di satu sisi kita ingin selalu dalam waktu itu untuk menahan laju detik tidak maju ataupun mundur. Namun siapa yang bisa mengalahkan waktu, semua harus berjalan dan perubahan pasti akan datang, entah bagaimana kita menghadapi ataupun menerima perubahan itu. Karena perubahan itu bisa menyenangkan dan juga bisa menyakitkan, ibarat dua mata koin yang berbeda. Menerima sebuah perubahan adalah hal yang paling bijak saat ini, menerima dengan lapang dada perubahan pada diri kita ataupun dirinya karena ini semua untuk hal yang lebih baik. FOR BETTER LIFE FOR WHO ?
  • 10

    Jul

    Maaf, Saya Tidak Bisa Menghamili Istri Anda

    Maaf, Saya tidak bisa menghamili istri anda, sedikit plesetan judul film indonesia yang dibintangi mulan kwok (Jameelah) dan Ringgo Agus Rahman. Namun bukan maaf yang itu yang akan saya utarakan disini, akan tetapi sebuah permintaan maaf buat soepolenk.blogdetik.com Maaf itu saya utarakan disini karena saya sempat berhenti menulis blog karena terlalu sibuk bagi seorang polenk yang dikondisikan multitasking namun gaji tetep single tasking (maksa euy). Mulai detik ini saya akan berharap untuk bisa ngeblog lagi, karena selama kesibukan saya kemarin banyak menemukan hal aneh yang tidak menarik namun harus diceritakan di blog saya nantinya. Kabar Terakhir saat ini soepolenk lagi ngurusin Mbok Darmi dan pernik2 kantor detiksurabaya.com karena induk semang detik.com abis ultah ke 10, Congratula
- Next

Author

Follow Me