Archive for August, 2009

#sawityowit

Ahhh akhirnya aq menemukan orang orang yang kucari selama bulan puasa ini yang biasa menemaniku sahur di kala waktu yang lalu, Desta, Vincent dan juga Tora. Ternyata mereka punya program baru di twitter namanya sawityowit. Hmmmm suatu hal yang menarik dalam memanfaatkan publisitas di situs social networking yang mungkin orang lebih kenal dengan Facebook ataupun generasi sebelumnya yakni Friendster yang biasa disingkat FS.

Kalian bisa join jadi follower #sawityowit klo dah punya account twitter kalo belum yah daftar dulu deh. Apa itu twitter dan gmana mainkannya silahkan gogling ajah.

Sebuah inovasi hiburan yang cukup menarik dikala menjamurnya situs situs social networking saat ini, dimana orang semakin addict dengan gadgetnya dan kemudahan kemudahan yang diperolehnya.

Sawityowit adalah sebuah show yang menemani kita ketika sahur makanya kepanjangan dari Sahur Twitter… Yo… Wiit… so disana kalian akan ketemu para begundal begundal itu ditambah dengan si ari daginkz. So kita tunggu pas sahur nanti seperti apa sih show mereka di twitter apa tetap mengasikkan atau justru semakin menjemukan karena kita gak bisa ngeliat tampang2 konyol mereka dengan spontanitas mereka juga yang justru menjadi daya tarik mereka sebenarnya.

Sahur Twitter… Yo… Wiit…

Kubla Khan

Saat ini aq membaca hot thread dari salah satu situs komunitas terbesar di Indonesia. 10 Fakta ilmiah tentang mimpi, dimana salah satu faktanya adalah Orang akan lupa 90% dari mimpi kita sendiri dan salah satunya terjadi pada penulis puisi terkenalSamuel Taylor Coleridge dimana pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai.

Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul Kubla Khan dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.


Kubla Khan

In Xanadu did Kubla Khan
A stately pleasure-dome decree:
Where Alph, the sacred river, ran
Through caverns measureless to man
Down to a sunless sea.

So twice five miles of fertile ground
With walls and towers were girdled round:
And there were gardens bright with sinuous rills,
Where blossomed many an incense-bearing tree;
And here were forests ancient as the hills,
Enfolding sunny spots of greenery.

But oh! that deep romantic chasm which slanted
Down the green hill athwart a cedarn cover!
A savage place! as holy and enchanted
As e’er beneath a waning moon was haunted
By woman wailing for her demon-lover!
And from this chasm, with ceaseless turmoil seething,
As if this earth in fast thick pants were breathing,
A mighty fountain momently was forced:
Amid whose swift half-intermitted burst
Huge fragments vaulted like rebounding hail,
Or chaffy grain beneath the thresher’s flail:
And ‘mid these dancing rocks at once and ever
It flung up momently the sacred river.
Five miles meandering with a mazy motion
Through wood and dale the sacred river ran,
Then reached the caverns measureless to man,
And sank in tumult to a lifeless ocean:
And ‘mid this tumult Kubla heard from far
Ancestral voices prophesying war!

The shadow of the dome of pleasure
Floated midway on the waves;
Where was heard the mingled measure
From the fountain and the caves.
It was a miracle of rare device,
A sunny pleasure-dome with caves of ice!

A damsel with a dulcimer
In a vision once I saw:
It was an Abyssinian maid,
And on her dulcimer she played,
Singing of Mount Abora.
Could I revive within me
Her symphony and song,
To such a deep delight ‘twould win me
That with music loud and long
I would build that dome in air,
That sunny dome! those caves of ice!
And all who heard should see them there,
And all should cry, Beware! Beware!
His flashing eyes, his floating hair!
Weave a circle round him thrice,
And close your eyes with holy dread,
For he on honey-dew hath fed
And drunk the milk of Paradise.

dan Samuel tdk berhasil mengingat lagi mimpinya.
Puisinya itu tidak pernah selesai.

Tuhan, Aku Cinta Padamu

Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi

Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Rendra
31 July 2009
Mitra Keluarga

Rasa Cinta kepada Nya kita akan lebih terasa dikala kita menjelang ajal

First day

Hari pertama sahur kulewati dengan bersantap sepotong roti dan air putih di kamar kost ukuran 3 x 2 meter dengan hiburan sebuah tivi ala kadarnya. Beragam acara televisi menemani sahur kita namun sekilas aq tidak melihat tampang orang orang konyol yang kutunggu Desta, Vincent ataupun Tora. Atau aq yang melewatinya karena sudah beberapa tahun belakangan ini merekalah yang selalu bikin aq jadi semangat sahur terkadang malahan sahur instant hanya ketika ada jeda iklan pada acara mereka beberapa waktu ramadhan yang lalu.

Stasiun televisi masih memajang acara dengan artis yang kurang lebih sama dengan tahun lalu, hanya Opera Van Java (OVJ) sahur layak mendapatkan apresisasi yang lebih saat ini. Yang lainnya masih mengandalkan komeng, adul n friend kemudian eko patrio yang gak ada bosennya (padahal q bosen) serta para pencari tuhan. Anyway siapapun aq selalu berterima kasih karena tanpa hiburan kalian semua sahur ku pun menjadi hambar di ruang 32 (kamar kost 3 x 2 M)

Apapun sahurnya yang penting kalian tetaplah menghibur….

setelah sekian lama

Setelah sekian lama….

akhirnya aq masuk ke bangunan megah itu berduyun duyun bersama orang2 di sekitar rumah setelah mendengar adzan sholat isya dikumandangkan. Sholat Tarawih hari pertama, cukup ramai sekali masjid saat itu. Riuh anak kecil saling bersahutan berlarian kesana kemari di saf paling belakang sedangkan kami yang dewasa sibuk dengan sholat sunnah.

Ku senandungkan doa, q panjatkan syukur bahwa aq telah bisa melewati segala cobaannya sampai saat ini. Terima Kasih Tuhanku, karena aq tahu Tuhan sayang padaku.

20 Rakaat dan 3 Witir tak terasa sudah kulalui dengan susah payah karena setelah sekian lama aku merasa jauh dengan NYA, seketika aku tidak bisa menjanjikan sesuatu tentang hidupku atau orang - orang yang ada di sekelilingku di hadapan Tuhan. Tapi Tuhan dengan kuasanya yang tiada batasnya mampu menjanjikan umatnya bahwa barang siapa yang memohon kepadaNYA niscaya akan diampuni dosa - dosanya. Tuhan sekali lagi ampuni dosa dosaku… semoga hari esok bisa kulalui dengan semua kekuatan yang telah kauberikan padaku.


Kemarin